Atik's Journal http://atikspan.com Sebuah Situs Pribadi yang Berisikan Artikel, Makalah di Bidang Kedokteran & Kesehatan Umum, Politik, Budaya, Sosial Ekonomi & Agama dll. Situs ini juga terbuka untuk konsultasi, kontak, kritik & komentar, guna mendapatkan solusi terbaik. Sun, 5 Sep 2010 14:58:04 +0700 CMS KOMA v1.00 id http://atikspan.com http://atikspan.com/images/logo.gif Atik's Journal Pemahaman Disfungsi Ereksi, untuk Keharmonisan Hubungan Suami Istri http://atikspan.com/?pg=articles&article=9831 http://atikspan.com/?pg=articles&article=9831 Fri, 9 Oct 2009 14:49:35 +0700 Dr. H. Atik Sutisna, SpAn. MM Kesehatan Umum http://atikspan.com/?pg=articles&article=9831

PROBLEMA SEKSUAL  

Hubungan seksual  suami istri, pada dasarnya tidak selalu di identikan  semata-mata untuk menghasilkan keturunan (prokreasi),   juga sangat bermakna untuk kesenangan (rekreasi) bagi pasangan tersebut. Tidak bisa dipungkiri bahwa, suasana dan hasil yang menyenangkan dari hubungan seksual suami istri,  akan menambah kasih sayang diantar keduanya, dan secara keseluruhan berdampak positip dalam kehidupan berkeluarga.

Terdapat bermacam-macam gangguan fungsi seksual pada laki-laki, yang dapat menggangu kebahagian rumah tangga dalam hubungan seksual bersama istrinya, yang disebut disfungsi seksual laki-laki (DSL), antara lain adalah :

 


1.     Gangguan dorongan (hasrat) seksual  :

·         Gangguan dorongan hipo aktif

·         Gangguan aversi seksual

2.     Gangguan ereksi :

·         Disfungsi Ereksi (DE)

·         Ereksi berkepanjangan (prolonged erection = priapismus)

3.     Gangguan Ejakulasi :

·         Ejakulasi dini (rapid ejaculation)

·         Ejakulasi terhambat (retarded ejaculation)     

4.     Gangguan Orgasme                         

Monyet Malu                   

Disfungsi  ereksi (DE), atau dalam istilah awam disebut impoten (maksudnya mungkin DE stadium berat)  merupakan salah satu faktor yang menyebabkan gangguan kesenangan dan kebahagiaan bagi pasangan suami istri, yang dapat berdampak pada  harmonisasi hubungan keluarga secara keseluruhan. Seorang suami yang mengalami keadaan ini tentu tidak dapat dibiarkan berlarut-larut, dan harus segera diatasi serta diselesaikan dengan baik. Tentu saja tidak dapat diselesaikan dengan cepat, karena banyak faktor yang mempengaruhinya, tetapi harus dilaksanakan dengan sabar,dan penting sekali faktor  bantuan,perhatian serta pengertian sepenuhnya dari sang istri.

 

Menurut penelitian, DE terjadi pada satu dari 10 pria , 10- 40 % terjadi mulai umur 40 tahun, dan 25 -70 % terjadi pada umur di atas 70 tahun; tetapi sekitar 10-15 %  DE terjadi  juga pada usia muda ( 20-30 tahun). Dari jumlah itu, DE terjadi karena sang pria mempunyai hasrat seksual yang rendah (20 %), sebagian lagi (64 %) disebabkan sang pria mengalami satu atau lebih kondisi seperti hipertensi,sakit jantung, diabetes mellitus dan lain-lain, tapi faktor yang  paling menonjol adalah karena depresi/stress yang cukup berat. Bahkan saat ini,menurut penelitian di Eropa, India dan Amerika Serikat, secara keseluruhan, dari semua kasus gangguan fungsi seksual pada laki-laki ( DSL ), 50 % adalah disebabkan karena  terjadinya Disfungsi Ereksi. ( DE ).

 

 

APA SEH  SEBENARNYA DISFUNGSI EREKSI  (DE)

 

Para andrologist ,  lebih senang memakai nomenklatur DE daripada impoten, karena impoten terkesan suatu vonis “ mematikan” yang tidak dapat disembuhkan, yang dapat membuat seorang laki-laki jadi frustasi, padahal banyak bukti penelitian yang menyatakan bahwa, sebenarnya hanya suatu keadaan disfungsi (kurang berfungi) dari penis sang laki-laki, yang dapat disembuhkan dengan baik,dengan berbagai metoda terapi.

Masalah

Disfungsi Ereksi (DE) adalah ketidakmampuan seksual laki-laki, yang ditandai dengan ketidak mampuan untuk memulai, mencapai dan mempertahankan ereksi yang berkualitas, yang dapat memuaskan kebutuhan seksual dirinya sendiri, maupun istrinya.



Yang dimaksud dengan “kemampuan“ antara lain meliputi

  • Banyaknya stimulasi(rangsangan) yang diperlukan  untuk bisa ereksi
  • Lamanya waktu yang diperlukan untuk bisa ereksi
  • Kualitas ereksi ( “kekerasan “  penis waktu ereksi)
  • Bisa tidaknya mencapai puncak orgasme ( pada laki-laki, umumnya   puncak orgasme bersamaan dan atau ditandai dengan ejakulasi )
  • Kuantitas (jumlah) ejakulasi
  • Lamanya tenggat waktu antar ereksi (waktu yang diperlukan dari ereksi pertama  ke ereksi  yang berikutnya)

  Hati2

Karena itu berhati-hatilah kaum laki-laki, akan kemungkinan terjadinya  DE, bila mengalami tanda-tanda atau gejala-gejala seperti  :

 

  • Kurang/tidak mampu ereksi  dan atau tidak mampu mempertahankan ereksi, secara berulang (sedikitnya dalam kurun waktu  tiga sampai enam bulan)
  • Tidak mampu mencapai  ereksi yang konsisten
  • Ereksi terjadi dalam waktu singkat (sesaat), baik sebelum atau sesaat setelah penetrasi  vagina
  • Tidak terjadi ereksi  waktu subuh/pagi hari, saat bangun tidur, terus menerus lebih dari tiga bulan.



FAKTOR PENYEBAB TERJADINYA  DE

 

1.     FAKTOR ORGANIK

  • Proses penuaan : proses ini wajar dan alamiah/fisiologis, dengan bertambah usia, wajarlah kalau terjadi penurunan fungsi, baik yang meliputi sistem jantung dan aliran darah, persarafan, hormonal dan lain-lain, meskipun tidak mempunyai penyakit tertentu ( “sehat” ).
  • Kelainan pada organ penisnya, cedera pada penis.
  • Penyakit-penyakit yang mengganggu kelancaran aliran darah seperti : hipertensi, diabetes mellitus ( kencing manis), penyakit janyung dan sebagainya
  • Pembesaran kelenjar prostat
  • Operasi ortopedi ( tulang) di daerah pinggul dan pangkal paha
  • Radioterapi di daerah pinggul
  • Kerusakan saraf tulang belakang (spinal cord)
  • Gangguan hormonal, terutama hormon testosteron
  • Kegemukan/obesitas


2.       FAKTOR  NON ORGANIK

  • Kebiasaan merokok dan alkohol
  • Konsumsi obat-obatan seperti penenang, simetidin (untuk menekan   asam lambung), anti hipertensi, narkotika dan sebagainya
  • Konsumsi obat-obat aphrodisiaca (perangsang), amfetamin, erektogenik 


3.     FAKTOR  PSIKOLOGIS :

 

  • Cemas, sakit hati, rasa bersalah, paranoid
  • Depresi, pertengkaran, rasa letih, cemburu berlebihan
  • Dilecehkan istri atas kemampuan hubungan seksual suami
  • Istri hanya melayani hubungan seksual sebatas kewajiban, berdandan/berpakaian sekedarnya (beda kalau istri mau ke supermarket atau jalan-jalan) dan sebagainya
  • Kehilangan daya tarik/rangsangan dari istri, trauma hubungan seksual sebelumnya
  • Penurunan hasrat seksual oleh berbagai faktor.


Dari semua faktor tersebut di atas, kasus DE paling banyak terjadi akibat faktor organik (80%), namun tetap sulit untuk membedakan, mengingat ketiga faktor tersebut saling berkaitan, baik langsung maupun tidak langsung.

 Penggris

Apakah terdapat hubungan antara ukuran penis (panjang, diameter)

serta besaran kepala penis (glans penis) dengan DE ???

 

Pada umumnya  kaum laki-laki sering merasa rendah diri bila merasa penisnya lebih kecil dibandingkan dengan penis orang lain. Hal ini akan menimbulkan rasa tidak percaya diri, apalagi kalau istrinya sering mengeluh kurang puas atas hubungan seksual di antara mereka, terutama kalau pasangan tersebut sering melihat film porno di mana ukuran penis sang laki-laki tampak panjang dan besar., yang memang dipergunakan untuk eksploitasi seks agar memuaskan fihak wanita.

Padahal secara fisik, sebenarnya ukuran penis tidak menentukan bagi fungsi ereksi dan fungsi seksual pada umumnya, asal perkembangannya sudah mencapai tahap perkembangan yang normal.

Mesra
     
"Sebenarnya hanya fungsi ereksi yang optimal dan kemampuan mengontrol ejakulasi, yang diperlukan agar hubungan seksual berlangsung dengan baik, bagi pihak pria sendiri maupun pasangannya.”


Mengenai ukuran penis yang normal, berdasarkan penelitian yang dilakukan  terhadap pria dewasa di singapura pada tahun 2000 menunjukkan ukuran panjang rata-rata sekitar 8 cm pada saat tidak ereksi, yang bertambah menjadi sekitar 12 cm pada saat ereksi. ukuran lingkar penis sekitar 8,5 cm pada saat tidak ereksi dan sekitar 11 cm pada saat ereksi.


Hasil penelitian Welles dan kawan-kawan pada etnik kaukasia (1996),  menunjukkan bahwa ukuran panjang rata-rata penis 8,8 cm dalam keadaan tidak ereksi dan menjadi 12,9 cm pada saat ereksi. ukuran lingkarannya 9,7 cm dalam keadaan tidak ereksi dan menjadi 12,3 pada saat ereksi.

Beckham Will Smith Jacky Chan Tukul

"penelitian ini menunjukkan bahwa, tidak terdapat perbedaan yang bermakna antara ukuran penis pria dari semua etnik,  baik pada saat tidak ereksi maupun saat ereksi,"


Data ini sekaligus membantah informasi yang salah, yang seakan-akan telah menjadi mitos bahwa etnik tertentu mempunyai ukuran penis yang luar biasa, dan tidak ada hubungan langsung antara ukuran penis yang lebih kecil dengan kejadian DE.


Persoalan lain adalah, sering keadaan DE ini tidak di sadari atau tidak terdeteksi lebih awal, sehingga banyak kasus baru muncul setelah gejala cukup berat, sehingga penyembuhannya memerlukan waktu yang cukup lama.

Ternyata hal ini disebabkan beberapa hal, antara lain adalah :


Kurangnya pengetahuan tentang hubungan seksual, mitos, stigma dan tabu, bahwa urusan seksual tidak boleh dibicarakan secara terbuka, apalagi pada orang lain, diluar pasangan suami istri

Rasa malu dan rendah diri yang berlebihan kalau dirinya mengalami DE, takut di ejek istri dan atau keluarga serta masyarakat  yang mengenalnya.

Karena itu, bila anda menemui atau mengalami tanda-tanda DE, jangan berdiam diri, berbicara pada  istri anda dan bersama-sama konsultasi dengan dokter anda.

 



PATOFISIOLOGIS

Stestoskop Mitos


Mekanisme terjadinya disfungsi ereksi menurut Hilsted dan Low (1993) merupakan kombinasi neuropati otonom dan keterlibatan arteriosklerosis arteri pudenda interna.


Menurut Moreland (sebagaimana dikutip oleh Wibowo, 2007) ada dua pandangan utama patofisiologi kasus disfungsi ereksi, pada hipotesis pertama perubahan yang dipengaruhi tekanan oksigen pada penis selama ereksi ditujukan untuk mempengaruhi struktur korpus kavernosum dengan cara menginduksi sitokin yang bermacam–macam.


Faktor vasoaktif dan faktor pertumbuhan pada kondisi tekanan oksigen yang berbeda akan mengubah metabolisme otot polos dan sintesis jaringan ikat. Penurunan rasio antara otot polos dengan jaringan ikat pada korpus kavernosum dihubungkan dengan meningkatnya vena difus dan kegagalan mekanisme penyumbatan Vena.


Hipotesis tersebut menyertakan bukti adanya perubahan pada fase ereksi penis malam hari dan perubahan sirkadian hubungannya dengan oksigenasi yang penting dalam pengaturan ereksi sehat. Hipotesis yang lain menyatakan bahwa disfungsi ereksi adalah hasil dari ketidakseimbangan metabolik antara proses kontraksi dan relaksasi di dalam otot polos trabekula, misalnya dominasi proses kontraksi. Kedua hiptesis ini dikaitkan dengan strategi pengangana DE.


Menurut Barton dan Jouber (2000), pada kasus–kasus dengan penyebab biologis jelas (misal neuropati diabetika), pengobatan dan akibat dalam jangka panjang kelainan seksual sekunder tersebut akan terpengaruh juga oleh faktor psikoseksual. Penyebab organik DE termasuk vaskuler, neurologik (saraf), hormonal, penyakit, atau obat–obatan tertentu dan sejumlah orang mempunyai faktor penyebab ganda. Pada faktor neurologik dapat berupa: stroke, penyakit demielinasi, kelainan dengan bangkitan atau kejang, tumor atau trauma sumsum belakang dan kerusakan saraf tepi.


Dua pertiga kasus DE adalah organik dan kondisi komorbid sebaiknya dievaluasi secara aktif. Penyakit vaskular dan jantung ( terutama yang berhubungan dengan hiperlipidemia, diabetes, dan hipertensi ) berkaitan erat dengan disfungsi ereksi. Kombinasi kandisi-kondisi ini dan penuaan meningkatkan resiko DE pada usia lanjut. Permasalahan hormonal dan metabolik lainnya, termasuk hipogonadisme primer dan sekunder, hipotiroidisme, gagal ginjal kronis, dan gagal hati juga berdampak buruk pada DE(Vary,2007).

DE iatrogenik dapat disebabkan oleh gangguan saraf pelvis atau pembedahan prostat, kekurangan glisemik, tekanan darah, kontrol lipid dan banyak medikasi yang umum, digunakan dalam pelayanan primer. Obat anti hipertensi khususnya diuretik dan central acting agents dapat menyebabkan DE. Begitu pula digoksin psikofarmakologic agents termasuk beberapa antidepresan dan anti testosteron hormon. Kadar testosteron memang sedikit menurun dengan bertambahnya usia namun yang berkaitan dengan DE adalah minoritas pria yang benar-benar hipogonadisme yang memiliki kadar testosteron yang rendah (Vary,2007).



DIAGNOSIS DISFUNGSI EREKSI

  Dokter

Menegakkan diagnosis DE pada dasarnya mempunyai dua tujuan penting, yaitu :

 

  1. Membedakan DE dengan disfungsi seksual yang lain, misalnya dengan gangguan dorongan(hasrat) seksual atau ejakulasi dini, karena gejala awalnya sama yaitu gangguan ereksi
  2. Menentukan penyebab utama DE 

Diagnosis DE dapat dilakukan dengan pemeriksaan dan evaluasi  sebagai berikut :

  1. Riwayat hubungan seksual, penyakit yang pernah diderita, psikoseksual
  2. Erectile Disfunction Intensity Scale ( EDIS  ). EDIS atau disebut juga IIEF-5, adalah lima pertanyaan yang diambil dari 15 pertanyaan standar pada Internasional Index of Erectile Function. Hasil yang diperoleh akan menentukan tingkat ringan-beratntnya DE yang diderita, misalnya, nilai 21- 25 berarti ereksi normal dan nilai 5-10 berati DE berat.
  3. Pemeriksaan fisik dan laboratorium penunjang
  4. Pemeriksaan opsional, meliputi konsultasi psikologis/psikiatris, konsultasi seksual
  5. Pemeriksaan spesialistik, terutama untuk evaluasi psikologis yang lebih mendalam,      pemeriksaan khusus endokrinologis(hormonal), neurofisiologis dan sebagainya. Mungkin diperlukan pula pemeriksaan dengan RIGISCAN, untuk mengetahui terjadinya ereksi dan rigiditas penis secara objektif. Hal ini sangat baik untuk evaluasi uji klinik,  yang akan mencatat secara objektif terjadinya ereksi dan rigiditas setelah pemberian obat-obat tertentu.


PENGOBATAN 


Pengabatan DE, harus ditujukan pada penyebab utamanya,. Tanpa menghilangkan penyebab utama, agak sulit dan cukup lama pengobatannya, karena sasaran utama yang ingin dicapai adalah untuk mengembalikan fungsi ereksi.

Beberapa tahap metoda pengobatan DE, untuk membantu mengembalikan fungsi ereksi,di antaranya adalah :


  • Konsultasi seksual

          Konsultasi

Yang pada dasarnya meliputi terapi seks bersama pasangannya, terapi psikoseksual dan terapi marital.

  • Pemberian obat-obatan per oral (terapi oral )

         Makan Obat

Berupa obat-obatan yang dapat dimakan, antara lain adalah obat-obatan golongan PDE5 inhibitors (pengahambat PDE5) seperti tadalafil, vardenafil , sildenafil.

  • Terapi hormon testosteron, biasanya tiga bulan sekali
  • Terapi lokal
  • Penyuntikan semacam gel intra uretra (saluran kencing di penis)
  • Pemasangan prostesis (semacam implant) dalam penis
  • Pembedahan mikro

Melakukan semacam operasi by-pass ( seperti pada operasi jantung ) untuk mengatur agar sirkulasi darah ke dan dari penis berlangsung normal dan baik .


  • Shalat

         Shalat


Sebuah studi ilmiah di Malaysia mengungkap manfaat dari ibadah shalat, tidak hanya meningkatkan iman seseorang, tapi melakukannya dengan gerakan yang benar juga bermanfaat untuk Kesehatan mental & fisik, termasuk menyembuhkan Disfungsi Ereksi.


Penelitian ini dikethuai Kepala Biomedical Engineering Department di Universitas Malaya, Prof Madya Dr Fatimah Ibrahim beranggotakan Prof. Dr. Wan Abu Bakar Wan Abas dan Ng Siew Cheok. Menurut Fatimah Ibrahim,  berdasarkan hasil studi mereka menemukan shalat dapat membantu pasien penderita Disfungsi Ereksi.

 
Mengutip hasil studi peneliti sebelumnya Marijke Van Kampen, Dr. Fatimah mengatakan olahraga untuk otot bawah panggul bisa memperlancar sirkulasi darah dan mengurangi gejala penyakit disfungsi Ereksi.


 
"Percobaan yang kami lakukan terhadap dua orang pasien penderita disfungsi ereksi, menunjukkan adanya perbaikan yang cepat (dalam hal kesehatan seksual mereka),  setelah menjalani "terapi shalat" selama satu bulan," katanya kepada para wartawan setelah pembukaan seminar nasional "Shalat Science” di Masjid Wilayah Persekutuan, Malaysia.

 

 Ruku   

 

Posisi Rukuk

Menurut Ng Siew Chok yang menjalankan kajian otak dalam dalam penelitian ini mengatakan, setiap pergerakan manusia menghasilkan corak gelombang otak yang tertentu dan unik.
Gelombang otak yang dihasilkan ketika pergerakan meliputi gelombang alfa, beta dan gamma.
Kajian akan dilakukan atas gelombang otak yang dihasilkan ketika bersslat pada setiap posisi seperti rukuk, sujud, I’tidal dan duduk saat tahiyat.

"Shalat jelas secara umumnya melibatkan bacaan serta penghayatan ayat suci Al-Quran, doa-doa serta pergerakan yang didapati menyamai meditasi.

"Semasa solat, berhenti seketika sebelum berganti posisi atau tuma’ninah dapat dikatakan seseorang berada dalam masa ketenangan," katanya.

Dalam kajian ini isyarat otak subjek Muslim yang bershalat direkam dan dianalisis, di mana dua kajian saintifik dilakukan yaitu pada perobahan isyarat otak saat tuma’ninah dan kesan shalat kepada isyarat otak.

Hasilnya, kata Siew Cheok, didapati shalat menghasilkan keadaan tenang kepada otak manusia dan menunaikan shalat amat baik dalam mengekalkan tahap kestabilan mental dan emosi seseorang.

Posisi rukuk dan sujud  bisa digunakan sebagai terapi, karena gerakan itu membuat tulang belakang menjadi rileks dan mengurangi tekanan pada syaraf tulang belakang.

Dalam penelitian Prof Dr Wan Azman Wan Ahmad, konsultan spesialis jantung di UM Medical Centre, menemukan bahwa detak jantung dapat berkurang kecepatannya hingga 10 kali dalam satu menit pada posisi sujud, di mana kening, hidung, tangan dan lutut kaki menyentuh tanah.
Ia mengatakan, 12 raka'at shalat sama dengan 30 menit olahraga ringan setiap hari seperti yang dianjurkan oleh ahli-ahli kesehatan

  
Shalat


Tahajjud
Sebelum temuan ini, Dr. Mohammad Sholeh asal Indonesia melakukan penelitian hubungan shalat tahajjud dan dampaknya bagi kesehatan. Penelitian menunjukkan, shalat tahajjud yang dilakukan secara ikhlas dan kontinyu, ternyata mengandung aspek meditasi dan relaksasi sehingga dapat digunakan sebagai coping mechanism atau pereda stres yang akan meningkatkan ketahanan tubuh seseorang secara natural.


 

  • Rutinitas  bercinta/  hubungan seksual suami istri.
  • Aura Kasih Mesra

Lima tahun terakhir, penelitian yang dimuat dalam American Journal of Medicine, sebanyak 989 pria berusia 55 sampai 75 tahun yang masih masih teratur melakukan seks dalam sepekan dapat menurunkan risiko terjangkit disfungsi ereksi.

 
Dalam peneltian yang dilansir dari The Sun, pria yang melakukan seks satu kali dalam sepekan memiliki resiko dua kali lipat untuk mengalami disfungsi ereksi, dibandingkan dengan pria yang rutin melakukan hubungan seksual seminggu tiga kali.

 
Bila rutinitas menyita waktu olahraga Anda, berhubungan intim dengan pasangan bisa membuat otot-otot tubuh terbentuk. Tentu ini bukan hanya omong kosong belaka.

Bercinta adalah salah satu olahraga kardiovaskular yang mampu membakar 300 kalori dalam satu jam. Kenikmatan selain orgasme yang bisa diraih ialah seks bisa membantu meredakan stres.

Ketika seseorang merasa puas dalam bercinta, pengiriman zat dopamine dalam tubuh mengalami peningkatan. Ini bisa memperbaiki serta menetralkan hormon stres.

 

  • Olah raga
  • Treadmill Jogging

Olah raga apalagi kalau dilakukan secara rutin, bukan saja baik untuk kesehatan secara umum, tetapi juga merupakan salah satu faktor penting untuk pencegahan disfungsi ereksi,
Pada penderita DE, olah raga saja, tentu tidak cukup untuk mengobati penyakit tersebut, tetapi olah raga dapat mempercepat proses penyembuhan DE, karena dengan berolah raga secara rutin, tentu saja aliran darah ke jaringan tubuh manapun akan berlangsung secara baik dan optimal.
Aliran darah yang baik dan optimal ini, tentu saja sangat diperlukan untuk optimalisasi sirkulasi darah ke dan dari penis, yang sangat menunjang proses ereksi.
Pada dasarnya tidak terlalu diperlukan olah raga yang serius atau berat, menurut penelitian W Pangkahila, jogging selama 30 menit, teratur minimal tiga kali seminggu, sudah cukup untuk memperbaiki sirkulasi darah dan metabolisme tubuh, Dengan demikian, faktor ini dapat mencegah terjadinya DE, sedangkan pada penderit DE akan mempercepat proses penyembuhan DE nya.




KESIMPULAN

 

       Problema seksual, dalam hal ini adalah disfungsi ereksi, merupakan salah satu faktor yang dapat mengganggu kebahagiaan, kerukunan dan keceriaan dalam kehidupan suami istri. Disfungsi ereksi pada dasarnya dapat terjadi pada semua tingkatan umur seorang suami/laki-laki dewasa, meskipun pada orang yang “ sehat “ , faktor bertambahnya umur tentu amat berpengaruh, hal ini adalah wajar dan alamiah, karena makin lanjut usia, tentu berbagai fungsi tubuh akan mengalami penurunan, termasuk hasrat/rangsangan seksual maupun sirkulasi darah ke dan dari penis akan menurun secara perlahan tetapi pasti, sehingga dapat terjadi gangguan fungsi seksual. Apalagi bagi suami/laki-laki yang menderita penyakit tertentu, tentu saja keadaan disfungsi ereksi ini gejalanya lebih nyata dan lebih berat kondisinya.

      Pada prinsipnya, keadaan disfungsi ereksi bukanlah suatu vonis “ mati “  yang tidak dapat di atasi. Berbagai cara  metoda dan teknik pengobatan dapat dilakukan untuk mengatasi kondisi ini, baik dengan pengobatan oral atau teknis medis yang lain. Tapi karena problema seksual adalah masalah psikobiologis , maka terapi untuk masalah fisik/biologis saja tidak akan memadai atau tidak akan mencapai hasil yang optimal tanpa bantuan faktor psikis. Karena itu perlu sekali bantuan dari seorang istri untuk selalu men” support” faktor kejiwaan seorang suami, dengan memberi pengertian, perhatian, kasih sayang dan sebagainya, agar makin meningkatkan rasa percaya diri, sehingga dapat mempercepat proses recovery/pemulihan fungsi seksual sang suami

     Harus berhati-hati dalam menentukan obat, terutama per oral/yang di makan, di oles atau di vakum, baik jenis ataupun cara pemakaiannya. Karena kalau dilakukan dengan sembarangan, tidak sesuai dengan yang seharusnya, apalagi tanpa mengetahui penyebab disfungsi ereksi, justru akan menimbulkan efek samping yang  akan memperberat kondisi disfungsi ereksinya.  Karena itu, sebaiknya, berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter anda, agar diketahui pasti penyebabnya, sehingga tindakan terapinya pun akan memberikan hasil yang optimal dan memuaskan.



 Mesra



SUMBER  PUSTAKA  :

·         Pangkahila, W.
“Disfungsi  Ereksi”, Perpustakaan Nasional RI : Katalog Dalam Terbitan ( KDT ), cetakan 1, Ikatan Dokter Indonesia ( IDI ), 2006.
·         Anugroho,D,
“Referensi Lengkap Disfungsi Ereksi”, Kabar Indonesia, Feb-2008
·         Krishnamurti, S,
“Impotence, Erectile Dysfunction”, American  Medical Assciation, March-2006
·         Boloa, ER  et al
“ Testosterone use in men with sexual dysfunction : a systematic review and meta-analysis of randomized placebo-controlled trials, Mayo Clin Proc. , Jan- 2007.
·         Guidelines on the Management of Erectile Dysfunction, British Society for Sexual Medicine,2007
·         Erectile Dysfunction, NHS Clinical Knowledge Summaries, 2008
·         Guidelines on Erectile Dysfunction, European Association of Urology, 2005
·         Erectile Dysfunction, The Merck Manual of Geriatrics, copyright Merck & Co, Inc,1995-2009
·         Disfungsi ereksi (DE) psikogenik banyak dialami usia muda,Fajar Qimi on line, agustus 2008
·         Shalat Membantu Penderita Disfungsi Ereksi,  Hidayatullah.com, agustus 2009
·         Cegah Disfungsi Ereksi lewat Rutinitas Bercinta, Okezone.com, 2009
·         Wikipedia, ensiklopedia bebas, mei 2009
 
 
 
 

Subscribe

 

]]>
http://atikspan.com/rss-comments/
THE WAY OF LIFE http://atikspan.com/?pg=articles&article=9285 http://atikspan.com/?pg=articles&article=9285 Fri, 2 Oct 2009 09:16:16 +0700 Dr. H. Atik Sutisna, SpAn. MM Islam & Keimanan http://atikspan.com/?pg=articles&article=9285

kunci zuhud

KUNCI   ZUHUD


Aku tahu, rizki ku

TIDAK MUNGKIN  DI AMBIL ORANG LAIN,

KARENA ITU................................HATI KU TENANG


AKU  TAHU, AMALAN KU

TIDAK MUNGKIN DIKERJAKAN ORANG LAIN

KARENA ITU, SEBANYAK MUNGKIN.........

AKU KERJAKAN AMALAN-AMALAN KU

 

AKU TAHU, 

ALLAH SELALU MELIHAT KU

KARENA ITU , AKU MALU..............................

BILA  ALLAH MELIHAT AKU MENGERJAKAN MAKSIAT

AKU TAHU,

KEMATIAN MENANTI AKU

KARENA ITU, AKU PERSIAPKAN BEKAL KU...............

UNTUK MENGHADAP  RABB  KU

 

 

 

...........anonim....................

 



 

]]>
http://atikspan.com/rss-comments/
Migrain - Sakit Kepala Satu Sisi http://atikspan.com/?pg=articles&article=8542 http://atikspan.com/?pg=articles&article=8542 Fri, 18 Sep 2009 20:59:11 +0700 Dr. H. Atik Sutisna, SpAn. MM Kesehatan Umum http://atikspan.com/?pg=articles&article=8542

APA SEH MIGRAIN ITU?

Migrain adalah   nyeri kepala berdenyut yang kerapkali disertai mual, muntah. Penderita biasanya sensitif terhadap cahaya, suara, bahkan bau-bauan. Sakit kepala ini hanya mengenai satu sisi kepala saja, kadang-kadang berpindah ke sisi sebelahnya,. Istilah migrain sebenarnya berasal dari bahasa Perancis, migraine, yang di ambil dari bahasa Yunani, hemicrania,, yang berarti satu sisi atau sebelah kepala.

  • Meski belum diketahui pasti penyebabnya, migrain diperkirakan terjadi akibat adanya hiperaktivitas impuls listrik otak  yang meningkatkan aliran darah di otak dan mengakibatkan terjadinya pelebaran pembuluh darah otak serta sering diikuti proses inflamasi (peradangan).
  • Pelebaran dan inflamasi ini menyebabkan timbulnya nyeri dan gejala lain, seperti mual dan muntah. Semakin berat inflamasi yang terjadi, semakin berat pula migrain  yang diderita. Faktor genetik umumnya sangat berperan pada timbulnya migrain.
  • Sebagian penelitian menyatakan pula, pelebaran  ini disebabkan oleh menurunnya kadar oksigen dalam darah otak, sehingga konsumsi oksigen yang menurun dalam sel saraf otak merupakan faktor presipitasi terjadinya  migrain.
  • Menurut Journal Neurolgy Science ( 2004), penderita migrain cenderung akan mengalami serangan stroke., dibandingkan dengan penderita non migrain.
  • Secara statistik, wanita tiga kali lebih sering terkena migrain dibanding laki-laki dan lebih banyak diderita orang dewasa di usia 20 hingga 50 tahun.
  • Seiring pertambahan usia, tingkat keparahan dan frekuensinya pun ikut menurun. Migrain juga banyak menimpa remaja dan anak-anak. Terutama mereka yang memiliki keluarga dengan riwayat penderita   migrain.

JENIS/MACAM  MIGRAIN

Migrain Biasa (migrain tanpa aura) : Kebanyakan penderita migrain masuk ke dalam jenis ini. Migrain biasa ditandai dengan nyeri kepala berdenyut di salah satu sisi dengan intensitas sedang sampai berat dan semakin parah pada saat melakukan aktifitas. Migrain ini juga disertai mual, muntah, sensitif terhadap cahaya, suara, dan bau. Sakit kepala akan sembuh dalam 4 sampai 72 jam, sekalipun tidak diobati.

Migrain Klasik (migrain dengan aura ) : Pada jenis klasik, migrain biasanya didahului oleh suatu gejala yang dinamakan aura, yang terjadi dalam 30 menit sebelum timbul migrain. Migrain klasik merupakan 30% dari semua migrain. Gangguan aura ini dapat berupa bintik-bintik hitam pada lapang penglihatan, kilatan cahaya, kadang – kadang pandangan jadi kabur atau tidak jelas.

Migrain Haid , yaitu migrain yang terjadi  beberapa hari sebelum haid, selama haid, atau sesudah haid. Biasanya wanita yang mengalami migrain ini mengetahui bahwa migrain yang dideritanya berhubungan dengan siklus haidnya. Migrain haid dapat berbentuk migrain biasa atau pun  migrain klasik.

Migrain Komplikasi , yaitu migrain yang disertai gejala gangguan sistem saraf, misalnya rasa baal dan geli, kesulitan berbicara atau sulit memahami  pembicaraan, ketidakmampuan menggerakkan lengan atau kaki. Pada migrain komplikasi, gejala syaraf   tetap bertahan dalam waktu cukup lama walaupun migrain telah sembuh.

 

GEJALA-GEJALA  MIGRAIN

Gejala Awal

Satu atau dua hari sebelum timbul migrain, penderita biasanya mengalami gejala awal seperti lemah, menguap berlebihan dan sering, sangat menginginkan suatu jenis makanan (misalnya coklat), gampang tersinggung, dan gelisah.

Aura

Aura hanya didapati pada migrain klasik. Biasanya terjadi dalam 30 menit sebelum timbulnya migrain. Aura dapat berbentuk gangguan penglihatan seperti melihat garis yang bergelombang, cahaya terang, bintik gelap, atau  tidak dapat melihat benda dengan jelas. Gejala aura yang lain yaitu rasa geli atau rasa kesemutan di tangan. Sebagian penderita tidak dapat mengucapkan kata-kata dengan baik, merasa kebas di tangan, pundak, atau wajah, atau merasa lemah pada satu sisi tubuhnya, atau merasa bingung. Penderita dapat mengalami hanya satu gejala saja atau beberapa macam gejala, tetapi gejala ini tidak timbul bersamaan  melainkan bergantian. Suatu gejala aura biasanya menghilang saat  nyeri kepala atau gejala aura yang lain timbul. Namun kadang-kadang gejala aura tetap bertahan pada permulaan sakit kepala

Sakit kepala dan gejala penyerta

Penderita merasakan nyeri berdenyut pada satu sisi kepala, sering terasa dibelakang mata. Nyeri dapat berpindah pada sisi sebelahnya pada serangan berikutnya, tapi jarang sekali mengenai kedua belah sisi kepala. Rasa nyeri berkisar antara sedang sampai berat. Gejala lain yang sering menyertai nyeri kepala antara lain :

  • Kepekaan berlebihan terhadap sinar, suara, dan bau
  • Mual dan muntah
  • Gejala semakin berat  jika disertai aktifitas fisik yang banyak. Tanpa pengobatan, sakit kepala biasanya sembuh sendiri dalam 4 sampai 72 jam.

Gejala Akhir

Setelah nyeri kepala sembuh, penderita mungkin merasa nyeri pada ototnya, lemas, atau bahkan merasakan kegembiraan yang singkat. Gejala-gejala ini menghilang dalam 24 jam setelah hilangnya sakit kepala.


FAKTOR PENCETUS MIGRAIN

STREES 2

stressSTRESS

Migrain dapat dicetuskan oleh makanan, stres, dan perubahan aktivitas rutin harian, walaupun tidak jelas bagaimana dan mengapa hal tersebut dapat menyebabkan migrain. Pencetus migrain antara lain :

  • Konsumsi makanan tertentu seperti coklat, MSG, dan kopi
  • Tidur berlebihan atau kurang tidur
  • Tidak makan
  • Perubahan cuaca atau tekanan udara
  • Stres atau tekanan emosi
  • Bau yang sangat menyengat atau asap rokok
  • Sinar yang sangat terang atau pantulan sinar matahari

Penderita migrain harus berhati-hati dalam mengkonsumsi makanan, karena ada beberapa jenis makanan yang dapat memicu terjadinya migrain (meski tergantung dari sensitivitas masing-masing individu), misalnya :

 

no alkohol   no cafein    


1. Alkohol

Alkohol termasuk zat yang diuretik atau penyebab dehidrasi tubuh, sehingga dapat memicu timbulnya migrain. Meski anggur merah memiliki fungsi ganda yang berlawanan, karena kaya akan unsur fenolik yang sangat baik buat jantung, namun anggur merah juga bisa memicu terjadinya migrain.

2. Kafein

Meski mengkonsumsinya membantu menghilangkan migrain, namun sebenarnya tidak dianjurkan dilakukan bagi penderitanya. Sebab bila sudah kecanduan, kurang konsumsi kafein malah akan memicu terjadinya migrain. Bila hanya ingin menghentikan migrain, satu gelas saja sudah cukup.

3. Keju

Meski masih pro-kontra, namun beberapa ahli mengatakan keju adalah salah satu pemicu migrain. Unsur asam amino tiramin yang terkandung pada keju, diperkirakan mampu memicu timbulnya sakit kepala karena mengurangi kadar serotonin dalam otak yang mengganggu irama aliran darah. Terutama hal ini terjai pada orang-orang yang kekurangan kekurangan enzim tiraminase yang berfungsi untuk memecah tiramin.
4. Aditif Makanan

Para penderita migrain umumnya mengatakan bahwa mereka sangat sensitif dengan makanan yang mengandung MSG, Nitrit, aspartame (pemanis buatan), tetrazin dan sulfite (ditemukan pada minuman alkohol dan wine).

5 . Yang  cukup mengejutkan adalah laporan  Federal Drug Assosciation, Amerika Serikat, yang menyatakan beberapa jenis makanan favorit, seperti pizza, potato chip, krickers dsb, menjadi faktor pemicu migrain . Apakah karena makanan tersebut mengandung tiramin, MSG dsb, belum jelas dinyatakan, dan masih dalam penelitian lebih lanjut.( Yahoo news, Agustus 2009 ).


MAKANAN & MINUMAN YANG DIANJURKAN BAGI PENDERITA MIGRAIN:

Air Bubur Gandum BKI

Jahe Sayur

1.   Air putih

Dehidrasi dapat menyebabkan sakit kepala, karena volume darah berkurang dan mempengaruhi irama aliran darah. Pertahankan cairan tubuh dengan minum setidaknya dua setengah liter air sehari, dianjurkan air mineral yang mengandung elektrolit.

2. Bubur gandum

Makanan ini melepaskan energi dengan lambat, sehingga membantu mempertahankan kadar gula darah lebih stabil.

3. Kacang-kacangan

Seperti halnya bubur, kacang-kacangan juga melepas energi dengan lambat.

4. Jahe

Jahe mampu mengurangi rasa tidak enak di perut (mual) yang biasanya datang bersama sakit kepala. Minuman atau biskuit jahe, dapat dikonsumsi sebagai makanan tambahan.

5. Makanan rendah lemak

Kontrol lemak darah dengan makanan  rendah lemak, karena sangat berkaitan dengan migrain. Kurangi gorengan, saus dan makanan berlemak jenuh..Kebutuhan protein hewani sebaiknya diperoleh dari ikan atau daging unggas.


TIPS MEREDAKAN NYERI AKIBAT MIGRAIN  

1.Beristirahat.Tidur

Karena peka terhadap cahaya, disarankan untuk beristirahat di tempat yang gelap dan tenang. Jauhi sumber-sumber keramaian dan tempat bercahaya terang. Tenangkan diri dan cobalah untuk tidur.

2.Kompres kepala dengan es/air dingin KOmpres

Kompres bagian yang sakit dengan es atau air dingin, untuk membantu menyempitkan pembuluh darah.

3. Jauhi faktor-faktor pencetus migrain.No Stress  

4. Hangatkan bagian leher.

Istirahatkan tulang leher, karena leher adalah salah satu bagian tubuh yang bekerja keras menopang kepala. Kelelahan pada leher dapat memicu rasa sakit kepala. Saat istirahat, coba hangatkan leher atau beri sedikit pijatan lembut.

5. Minum obat pereda sakit.Minum Obat

Ada banyak obat pereda sakit berupa analgesik, antipiretik dan aspirin. Tapi jangan sembarang minum obat, mintalah obat yang telah dianjurkan oleh dokter Anda

Bagaimana mendiagnosis migrain?

Dokter akan menanyakan  riwayat kesehatan dan gaya hidup penderita dan melakukan pemeriksaan fisik. Tidak ada tes laboratorium yang dapat mendukung penegakan diagnosis migrain. Migrain kadangkala sulit untuk didiagnosis karena gejalanya dapat menyerupai gejala sakit kepala lainnya. Sebagai contoh, beberapa orang didiagnosis dengan sakit kepala akibat gangguan sinus, padahal sebenarnya mereka menderita migrain.

Dokter anda mungkin menggunakan kriteria International Headache Society untuk mendiagnosis migrain. Anda didiagnosis migrain jika anda mengalami  5 atau lebih serangan sakit kepala tanpa aura (atau 2 serangan dengan aura) yang sembuh dalam 4 sampai 72 jam tanpa pengobatan dan diikuti dengan gejala mual, muntah, atau sensitif terhadap sinar dan suara.

Dokter anda akan memeriksa gejala yang anda alami dan memutuskan apakah anda perlu menjalani pemeriksaan lanjutan untuk menyingkirkan kemungkinan penyakit lain yang menyebabkan sakit kepala anda. Tes tersebut antara lain :

  • MRI atau CT Scan, yang dapat digunakan untuk menyingkirkan tumor dan perdarahan otak.
  • Punksi Lumbal, dilakukan jika diperkirakan ada meningitis atau perdarahan otak.

Bagaimana pengobatan migrain?

Pada tahap awal anda dapat menggunakan antinyeri yang dapat dibeli bebas tanpa resep, seperti parasetamol, atau obat anti-inflamasi nonsteroid (NSAID) seperti aspirin, ibuprofen, atau natrium naproxen, untuk mengurangi gejala migrain.

Dokter biasanya menganjurkan untuk lebih dahulu menggunakan NSAID untuk melihat apakah obat ini mampu mengurangi nyeri sebelum memberikan obat anti migrain golongan lain yang harus dibeli dengan resep, yang mempunyai banyak efek samping.

Anda juga dapat mencoba mengurangi frekuensi timbulnya migrain dengan mengenali dan menghindari pencetus yang dapat menyebabkan migrain.

Jenis-jenis obat migrain antara lain :

Anti Migrain –digunakan untuk menghentikan serangan migrain, meliputi :

  • Anti-Inflamasi Non Steroid (NSAID) , misalnya aspirin, ibuprofen, yang merupakan obat lini pertama untuk mengurangi gejala migrain.
  • Triptan (agonis reseptor serotonin) . Obat ini diberikan untuk menghentikan serangan migrain akut secara cepat. Triptan juga digunakan untk mencegah migrain haid.
  • Ergotamin, misalnya Cafegot, obat ini tidak seefektif triptan dalam mengobati migrain.
  • Midrin , merupakan obat yang terdiri dari isometheptana, asetaminofen, dan dikloralfenazon. Kalau di Indonesia dijumpai kombinasi antara asetaminofen (parasetamol) dan profenazon.

Pencegah Migrain –digunakan untuk mencegah serangan migrain, meliputi :

  • Beta bloker , misalnya propanolol
  • Penghambat Kanal Kalsium , yang mengurangi jumlah penyempitan (konstriksi)  pembuluh darah
  • Antidepresan , misalnya amitriptilin, antidepresan trisiklik, yang terbukti efektif untuk mencegah timbulnya migrain.
  • Antikonvulsan

Jika migrain yang anda derita ringan sampai sedang, anda hanya perlu anti nyeri yang dijual bebas untuk menghilangkan gejala. Jika migrain anda sedang sampai berat, anda perlu antimigrain yang dibeli dengan resep dokter.  Jika anda sering mengalami serangan migrain, dokter mungkin menyarankan untuk meminum obat pencegah  migrain.

Beberapa obat pencegah migrain dapat menimbulkan efek samping ringan sampai berat pada beberapa penderita. Penderita yang mempunyai gangguan jantung atau tekanan darah tinggi yang tidak terkontrol sebaiknya tidak mengkonsumsi obat ini. Pasien yang berumur lebih dari 65 tahun, obat pencegah migrain tidak dianjurkan.

Biasanya anda perlu mencoba beberapa jenis obat sebelum anda menemukan salah satu yang paling cocok dengan anda.

Jika anda mengalami mual atau muntah sebagai efek samping pengobatan antimigrain, dokter anda juga biasanya meresepkan obat anti mual muntah seperti proklorperazin atau metoklopramid, untuk mengurangi gejala tersebut.

Walaupun obat-obatan biasanya merupakan pengobatan utama migrain, terapi pelengkap biasanya dapat membantu mengurangi gejala dan frekuensi serangan migrain.

Terapi pelengkap antara lain :

  

  • Akupuntur, yaitu dengan menusukkan   jarum yang sangat halus ke kulit pada titik tertentu untuk menimbulkan aliran energi di s eluruh tubuh. T erapi  ini dapat membantu   relaksasi otot dan mengurangi nyeri kepala. Di Cirebon  rumah sakit yang mempunyai pain clinic dengan cara  akupuntur adalah RS Putera Bahagia.
  • Teknik Relaksasi , yang dapat membantu mengurangi stres dalam kehidupan sehari-hari.

Apa yang dilakukan jika terapi tidak membawa hasil?

Jika migrain tidak sembuh walaupun sudah mendapat pengobatan, perlu untuk merubah jenis obat. Jika belum sembuh juga, tes tambahan seperti MRI atau CT Scan perlu dilakukan untuk menyingkirkan penyebab lain.

Apa yang dapat anda lakukan di rumah?

Ada beberapa cara yang dapat anda lakukan di rumah untuk mengurangi frekuensi serangan dan mengurangi gejala, misalnya mengurangi stres dan mengenali pencetus migrain, kemudian menghindarinya.

  • Atasi stres yang anda alami, karena migrain lebih sering terjadi pa da masa-masa stres.
  • Mengikuti latihan relaksasi untuk mengunragi ketegangan otot.
  • Menyediakan obat antinyeri yang dapat dibeli bebas di toko obat.
  • Buatlah catatan harian mengenai sakit kepala anda. Hal ini dapat membantu anda untuk mengenali pencetus, kemudian menghindarinya. Dari catatan ini juga dapat diketahui apakah migrain anda semakin sering atau bertambah berat.
  • Jika anda memperkirakan bahwa migrain yang anda alami mempunyai hubungan depresi atau kecemasan, cobalah minta pertolongan untuk mengatasi depresi dan kecemasan ini. Berkurangnya depresi dan kecemasan terkait dengan berkurangnya frekuensi serangan migrain.

Bagaimana cara mencegah migrain?

Cara terbaik untuk mengatasi migrain adalah dengan menghindarinya. Dengan mengenali dan menghindari pencetus, jumlah serangan dan tingkat keparahan migrain dapat dikurangi. Memang, beberapa pencetus di luar kemampuan kita untuk mengontrolnya, tetapi ada beberapa diantaranya yang dapat kita hindari. Hal-hal berikut dapat membantu anda untuk mencegah migrain :

  • Mengenali pencetus migrain dengan membuat buku harian
  • Tidur dan beraktifitas secara teratur
  • Makan teratur, dan menghindari makanan yang dapat mencetuskan migrain
  • Mengatasi stres
  • Menghindari asap rokok, baik sebagai perokok aktif maupun pasif

Pencegahan dapat pula dilakukan dengan obat-obatan, walaupun dapat terjadi efek samping dari ringan sampai sedang. Obat ini juga biasanya agak mahal. Tetapi, obat ini kadangkala efektif untuk mencegah dan mengurangi keparahan migrain, sehingga memperbaiki kualitas hidup.

Menurut American Academy of  Neurology ( 1998 ), migrain dapat pula dicegah dengan pemakain vitamin B2 ( riboflavin), dengan dosis 100-400 mg per hari. Di asumsikan bahwa, vitamin B2 membantu mengurangi pelebaran pembuluh darah yang menyebabkan migrain. Selain vitamin B2 yang berbentuk tablet, vitamin ini juga dapat diperoleh dalam gandum, kacang almond, biji bunga matahari, daging merah dan polong-polongan.

Siapa saja yang beresiko tinggi menderita migrain?

  • Mempunyai keluarga yang menderita migrain
  • Wanita, tiga kali lebih sering dibanding kan dengan pria.
  • Remaja atau dewasa muda
  • Menderita depresi, gangguan cemas, asma, atau epilepsi.

Hubungi Dokter Anda Jika …. Call Doc  

  • Sakit kepala anda tidak membaik dalam 1 atau 2 hari, atau   anda sering terbangun pada malam hari.
  • Sakit kepala anda semakin hebat atau menjadi lebih sering
  • Timbul gejala baru
  • Ada masalah dengan pengobatan anda
  • Anda mengalami sakit kepala setelah aktifitas fisik, aktifitas seksual, batuk, atau bersin
  • Aktifitas anda terganggu oleh sakit kepala anda (misalnya, anda seringkali harus absen dari pekerjaan atau sekolah).

 

(Oleh Dr. H. Atik Sutisna, SpAn.MM disarikan dari berbagai Sumber)

| More

]]>
http://atikspan.com/rss-comments/
Kenapa Harus Sitekno http://atikspan.com/?pg=articles&article=7765 http://atikspan.com/?pg=articles&article=7765 Tue, 8 Sep 2009 00:17:39 +0700 Dr. H. Atik Sutisna, SpAn. MM Anestesiologi http://atikspan.com/?pg=articles&article=7765  

 

Tidak hanya perusahaan yang dapat memiliki situs web, sekarang siapapun dapat memiliki situs web dengan mudah, untuk itu PT SITEKNO hadir sebagai penyedia layanan pembuatan situs web dengan cara yang lebih mudah, murah dan menguntungkan .

Kenapa Mudah?
Karena proses membuat situs web di SITEKNO WEBMATIC memang sangat mudah, anda cukup membeli NOMOR SERI dan PIN keanggotan, lalu mengaktifkan keanggotaan anda pada situs utama www.sitekno.com . Hal pertama yang harus anda lakukan untuk mendapatkan situs web SITEKNO WEBMATIC adalah mencari Nama Domain yang akan anda gunakan melalui fasilitas www.sitekno.com . Nama domain adalah alamat situs web anda di internet contohnya www.sayapunyablogsitekno.com, setelah anda yakin dengan pilihan anda dan domain yang anda kehendaki masih tersedia, ikuti petunjuk aktivasi sampai selesai sampai situs web anda online saat itu juga dengan pilihan desain tampilan (tema/template) yang sudah tersedia untuk dipilih sesuai selera anda.

Kenapa Murah?
Anda cukup menyisihkan Rp 330.000,- per tahun, atau kurang dari Rp 1.000,- per hari untuk memiliki situs web dengan nama domain pilihan anda sendiri beserta fitur-fitur aplikasi web yang saat ini sudah cukup lengkap dan tentunya akan terus dikembangkan.
Jika anda masih merasa keberatan dengan biaya tersebut, anda dapat menjalankan bisnis jaringan SITEKNO WEBMATIC yang sangat menjanjikan, kalau bisnis tersebut dijalankan dengan benar dan sungguh-sungguh, anda tidak perlu lagi menyisihkan Rp 1.000,- per hari, sebaliknya anda bahkan akan mendapatkan Rp 10.000,- per hari, Rp 100.000,- per hari, atau Rp 1.000.000,- per hari ? tentukan penghasilan anda sendiri bersama SITEKNO WEBMATIC.

Kenapa Menguntungkan?
Disinilah perbedaan paling menonjol antara SITEKNO WEBMATIC dengan perusahan lain yang memberikan produk dan jasa yang serupa, selain memiliki situs web dengan nama domain sendiri menjadi mudah dan murah, begitu anda menjadi anggota anda akan mendapatkan hak usaha yang dapat anda tekuni dan jalankan berupa bisnis Referral Program yang produknya tidak lain adalah situs web itu sendiri, artinya anda akan memiliki Bisnis Online yang produknya berupa situs web yang bisa anda tawarkan kepada orang lain.

Untuk melihat skema penghasilan yang bisa anda dapatkan dengan menjalankan bisnis ini, silahkan lihat Marketing Plan SITEKNO WEBMATIC .

 

 

Sitekno

]]>
http://atikspan.com/rss-comments/